Erupsi Gunung Anak Krakatau Belum Berhenti, Selasa Pagi Kembali Semburkan Material ke Udara
CILEGON, iNews Cilegon.id - Erupsi Gunung Anak Krakatau ternyata belum berhenti. Pada hari, Selasa (8/9/2026) pukul 05.34 WIB kembali semburkan material ke udara.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat tinggi kolom erupsi tidak teramati secara visual. Namun letusan tersebut terekam jelas di instrumen seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 44 mm dan durasi selama 10 detik.
Sebelumnya, gunung api yang berada di Selat Sunda ini mulai memasuki fase erupsi menerus serta melontarkan abu vulkanik sejak Jumat malam, 4 September 2026, dan terus berlanjut hingga Minggu, 6 September 2026.
Pada Senin, erupsi sempat berhenti sehingga pada Selasa pukul 00.01 WIB, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumumkan beberapa titik penerbangan utama seperti Bandara Soekarno-Hatta (Banten), Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta), dan Bandara Husein Sastranegara (Bandung) telah kembali beroperasi secara normal.
Langkah pengoperasian kembali ini disusul oleh Bandara Budiarto Curug dan Bandara Pondok Cabe pada pukul 02.25 WIB. Meki demikian, pembukaan jadwal penerbangan di Bandara Radin Inten II serta Bandara Muhammad Taufiq Kiemas di Lampung masih harus tertahan guna menunggu evaluasi kondisi lapangan lebih lanjut.
Merespons potensi bahaya lontaran material vulkanik yang masih tinggi, Badan Geologi mengimbau keras agar masyarakat, wisatawan, maupun pendaki tidak mendekati kawah aktif. Seluruh pihak diminta mematuhi batas radius aman minimum 3 km dari puncak Gunung Anak Krakatau.
Editor: M Mahfud