Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Como Milik Grup Djarum Debut Gemilang di Liga Champions, Gilas RB Leipzig 4-1 pada Laga Perdana
Advertisement . Scroll to see content

Dihajar Club Brugge 3-4, Penyakit Keropos Inter Milan Belum Sembuh

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:59 WIB
  • author Mada Mahfud
Dihajar Club Brugge 3-4, Penyakit Keropos Inter Milan Belum Sembuh
Penyakit Inter Milan yang keropos mudah dibobol, belum kunjung sembuh. Itu terlihat saat gawang Inter Milan dibobol 4 gol oleh Club Brugge di laga kedua Liga Champions 2026-2027. (Foto: Istimewa)

MILAN, iNews Cilegon.id – Penyakit Inter Milan yang keropos mudah dibobol, belum kunjung sembuh. Itu terlihat saat gawang Inter Milan dibobol 4 gol oleh Club Brugge di laga kedua Liga Champions 2026-2027.

Meski sanggup mencetak 3 gol, Inter Milan tetap saja kalah dalam pertandingan yang berlangsung  Rabu (14/10/2026) dini hari WIB.

Penyerang Club Brugge kelahiran Italia, Nicolo Tresoldi, menjadi momok lewat torehan hat-trick, ditambah satu gol pelengkap dari Romeo Vermant.

Sementara itu, empat gol balasan Inter dibukukan oleh brace Lautaro Martinez serta satu gol tambahan dari Ange-Yoan Bonny.

Catatan buruk Inter di panggung Eropa pun kian mengkhawatirkan. Mereka tercatat menderita tujuh kekalahan dari delapan laga terakhir di ajang Liga Champions—dengan satu-satunya kemenangan diraih saat membungkam Borussia Dortmund 2-0 musim lalu.

Lebih parahnya lagi, ini menjadi kali pertama dalam sejarah klub Inter menderita empat kekalahan berturut-turut di kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa tersebut.

Inter Milan vs Club Brugge

Inter sebenarnya tampil menggebrak sejak awal laga. Baru empat menit berjalan, ancaman membahayakan datang dari sisi kanan lewat aksi Andy Diouf. Memiliki opsi memberi umpan tarik, Diouf justru memilih melepaskan tembakan langsung ke tiang dekat yang masih sanggup ditepis Yann Sommer.

Semenit kemudian, giliran Marcus Thuram yang menyia-nyiakan peluang emas di depan gawang setelah menerima umpan matang Yann Bisseck.

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan anak-anak Milan, namun Sommer tampil sangat tangguh mengawal gawang Brugge. Kiper asal Swiss itu kembali menggagalkan sepakan mantannya, Lautaro Martinez, pada menit ke-12.

Club Brugge baru mendapatkan peluang bersih pada menit ke-26 memanfaatkan skenario sepak pojok. Bola liar di kotak penalti disambar tembakan voli Tresoldi, namun beruntung bagi Inter, bola masih membentur mistar gawang.

Petaka bagi Inter akhirnya datang di menit ke-29. Melalui skema serangan balik cepat, Carlos Forbs merangsek bebas ke area pertahanan lawan hingga memaksa Hakan Calhanoglu melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Tresoldi yang maju sebagai algojo penalti tanpa cela mengecoh Josep Martinez.

Inter baru berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-44. Berawal dari skema serangan cepat di sisi kiri oleh Thuram, bola diteruskan dengan sentuhan tumit ciamik Federico Dimarco sebelum akhirnya dituntaskan Lautaro Martinez ke pojok kiri gawang.

Babak Kedua: Hujan Gol dan Rapuhnya Pertahanan

Memasuki babak kedua, Inter kembali mendominasi alur permainan demi mengincar gol keunggulan.

Peluang emas sempat lahir pada menit ke-56 saat Lautaro berdiri bebas di muka gawang. Sayang, tembakan sang kapten masih bisa digagalkan dengan penyelamatan kaki kanan Sommer.

Keasyikan menyerang, lini belakang Inter justru kembali lengah pada menit ke-63. Kesalahan antisipasi bola panjang oleh Josep Martinez berhasil dimanfaatkan Forbs untuk merebut bola dan memberikan umpan manja kepada Tresoldi yang tinggal menceploskan bola ke gawang kosong.

Gol tersebut mendongkrak kepercayaan diri tim tamu. Brugge makin gencar menekan dan hampir menambah keunggulan di menit ke-70 andai sepakan Jan Virgili tak membentur tiang gawang.

Tresoldi benar-benar menjadi mimpi buruk tuan rumah. Pada menit ke-74, ia mencatatkan hat-trick setelah dengan cepat menyambar bola muntah hasil sundulan Forbs yang sempat diblok kaki Martinez. Brugge menjauh 3-1.

Inter sempat memperkecil ketinggalan menjadi 2-3 pada menit ke-83. Diawali tembakan Petar Susic yang ditepis Sommer, bola rebound langsung disambar Lautaro dari jarak dekat untuk mencetak gol keduanya malam itu.

Saat Inter berupaya keras menyamakan skor, benteng pertahanan mereka yang rapuh kembali dieksploitasi lewat umpan-umpan terobosan Brugge. Pada menit ke-87, Forbs kembali memberikan umpan matang kepada pemain pengganti, Romeo Vermant, yang dengan tenang melepaskan sepakan chip melewati Martinez. Skor berubah menjadi 2-4.

Pada masa injury time (90+3'), Ange-Yoan Bonny sempat menipiskan jarak menjadi 3-4. Memanfaatkan umpan terobosan Aleksandar Stankovic, Bonny melakukan solo run dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan akurat ke pojok gawang Sommer. Namun, gol tersebut gagal menyelamatkan Inter dari kekalahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Susunan pemain Inter Milan vs Club Brugge

Inter Milan: Josep Martinez; Yann Bisseck, Manuel Akanji, Alessandro Bastoni; Andy Diouf, Nicolo Barella (Ange-Yoan Bonny 78'), Hakan Calhanoglu (Petar Susic 67'), Piotr Zielinski (Aleksandar Stankovic 88'), Federico Dimarco (Djed Spence 78'); Lautaro Martinez, Marcus Thuram (Pio Esposito 67').

Club Brugge: Yann Sommer; Kyriani Sabbe (Hugo Siquet 72'), Jorne Spileers (Han-Beom Lee 61'), Brandon Mechele, Joaquin Seys; Carlos Forbs, Hugo Vetlesen (Felix Lemarecha 61'), Freddie Potts, Hans Vanaken, Jan Virgili (Mamadou Diakhon 83'); Nicolo Tresoldi (Romeo Vermant 83').
 

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut