Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Dia 5 Strategi Polda Banten Urai Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Lengkap Terbakarnya KMP Batu Mandi di Dekat Pelabuhan Merak

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:16 WIB
  • author Puteranegara Batubara
Kronologi Lengkap Terbakarnya KMP Batu Mandi di Dekat Pelabuhan Merak
Kapal Motor Penyeberangan, KMP Batu Mandi mengalami insiden kebakaran di perairan dekat Pelabuhan Merak, Banten, pada Selasa (20/10/2026) sore. Foto: Ist

CILEGON, iNewsCilegon.id  — Kapal Motor Penyeberangan, KMP Batu Mandi mengalami insiden kebakaran di perairan dekat Pelabuhan Merak, Banten, pada Selasa (20/10/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi saat kapal berbendera Indonesia itu tengah berlayar melayani rute penyeberangan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.

Perjalanan yang semula berjalan lancar mendadak berubah menjadi situasi darurat ketika kapal mendekati area pelabuhan tujuan. Pada pukul 16.24 WIB, Kantor Pencarian dan Pertolongan, Basarnas Banten menerima laporan darurat awal dari pihak Vessel Traffic Service (VTS) Merak yang mengabarkan bahwa KMP Batu Mandi dalam kondisi terbakar di tengah laut.


Kebakaran hebat melanda Kapal Motor Penumpang (KMP) Batu Mandi saat hendak bersandar di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, pada Selasa (20/10/2026) sore. (Foto: iNews)

"Lokasi kejadian berada di koordinat 5° 56' 38,27" LS dan 105° 59' 41,74" BT, atau sekitar 0,54 mil laut dari Dermaga 6 Pelabuhan Merak. Saat laporan awal diterima, kondisi kapal masih dilaporkan terbakar," kata Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad dalam keterangannya.

Menyusul informasi tersebut, tim rescue Unit Siaga SAR (USS) Merak langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban.

Dalam penanganan kejadian ini, unsur SAR yang dikerahkan meliputi personel USS Merak, personel tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, serta KN SAR Tetuka. 

Hingga laporan awal disampaikan, jumlah penumpang atau orang di atas kapal (person on board/POB) serta data korban masih dalam pendataan. 

"Informasi mengenai jumlah korban selamat, meninggal dunia, maupun yang masih dalam pencarian belum dapat dipastikan," ucap Amrad.

Lebih dalam, Amrad menyebut Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten terus melakukan koordinasi dan pengerahan unsur SAR guna mendukung proses penanganan kecelakaan kapal tersebut. 

"Perkembangan situasi dan hasil operasi akan disampaikan lebih lanjut berdasarkan informasi resmi di lapangan," ujarnya.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut