BREMEN, iNews Cilegon.id - Indonesia bertambah kuat pertahanannya seiring hadirnya KRI Canopus-936. Kapal sepanjang 105 diserahterimakan pada Kamis (12/02) di galangan Abeking & Rasmussen, Bremen, Jerman.
KRI Canopus-936 merupakan kolaborasi Indonesia–Jerman. Pembuatan kapal berlangsung selama 36 bulan melalui kerja sama erat antara PT Palindo Marine (Indonesia) dan Abeking & Rasmussen (Jerman).
“KRI Canopus-936 adalah lompatan besar bagi Indonesia. Kapal ini bukan hanya memperkuat kapasitas TNI AL, tetapi juga membuka era baru kemandirian data kelautan Indonesia, dapat menghasilkan inovasi nyata bagi keamanan dan masa depan bangsa,” kata Duta Besar RI untuk Jerman, Abdul Kadir Jailani dalam keterangan tertulis, Jumat (13/2/2026).
KRI Canopus-936 berjenis kapal Hidro-Oseanografi (BHO) berteknologi tinggi. Dengan teknologi sensor bawah laut mutakhir, kapal ini mampu memetakan dasar laut hingga kedalaman 11.000 meter, menembus palung terdalam samudera.
Hebatnya, kapal dilengkapi kapal kecil Autonomous Underwater Vehicle (AUV) dan Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk misi pengumpulan data di area ekstrem yang sulit dijangkau manusia.
Kapal tak perlu sering-sering menepi. Ia mampu berlayar hingga 60 hari nonstop untuk menjaga keamanan navigasi, perlindungan lingkungan laut, hingga mendukung strategi pertahanan di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.
"Kapal Canopus-936 akan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim besar," ceplos Dubes Abdul Kadir.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
