CILEGON, iNews Cilegon.id - Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali meningkat setelah mengalami erupsi menerus pada Jumat (4/9/2026) mulai pukul 23.07 WIB.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui laman Magma Indonesia, erupsi ini dicirikan oleh fenomena lava fountain atau pancuran lava cair serta lontaran kolom abu vulkanik yang membumbung tinggi.
Gunung api di laut ini melontarkan pancuran lava cair setinggi 300 hingga 400 meter dari puncak, disertai asap kawah berintensitas sedang hingga tebal berwarna kelabu hingga hitam dengan tinggi 100–400 meter.
Letusan berlangsung secara kontinyu selama setidaknya 1 jam 30 menit sejak awal kejadian.
Visual gunung terlihat jelas meski sempat tertutup kabut tipis hingga tebal (Kabut 0-III). Cuaca di sekitar lokasi terpantau cerah berawan dengan angin berhembus lemah hingga sedang ke arah barat laut.
Menanggapi tingkat aktivitas ini, PVMBG mengeluarkan imbauan keselamatan bagi masyarakat, wisatawan, pendaki, maupun nelayan untuk tidak mendekati kawah aktif dan mengosongkan seluruh zona bahaya dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Anak Krakatau.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
