Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Harumkan Nama Cilegon, Atlet Ini Lolos Kejurnas Panahan Senior 2026
Advertisement . Scroll to see content

Anomali Hujan Lebat di Puncak Musim Kemarau, Fenomena Atmosfer Ini Penyebabnya

Senin, 08 Juli 2024 | 06:57 WIB
  • author Mada Mahfud
Anomali Hujan Lebat di Puncak Musim Kemarau, Fenomena Atmosfer Ini Penyebabnya
Anomali hujan lebat di puncak musim kemarau. Foto: Mada Mahfud

JAKARTA, iNews Cilegon.id – Anomali hujan lebat di puncak musim kemarau pada bulan Juli 2024. Sejumlah fenomena atomosfer menjadi penyebabnya.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menyebut fenomena dinamika atmosfer skala regional - global yang cukup signifikan terjadi di sebagaian wilayah Indonesia.

"Fenomena atmosfer inilah yang memicu terjadinya dinamika cuaca yang berakibat masih turunnya hujan di sebagian besar wilayah Indonesia," kata Guswanto.

Guswanto merinci adanya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial di sebagian besar wilayah Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan sebagian besar Papua.

Selain itu, suhu muka laut yang hangat pada perairan wilayah sekitar Indonesia turut memberikan kondisi bagi munculnya hujan dengan intensitas cukup tinggi.

"Suhu hangat ini mendukung pertumbuhan awan hujan signifikan di wilayah Indonesia," terang Guswanto.

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut