get app
inews
Aa Text
Read Next : Jadi Penyebab Banjir di Cilegon, Seluruh Tambang Ilegal Akan Ditutup

Perusahaan Ini Dukung Green Terminal Tanjung Sekong, Perluas Bisnis Rendah Karbon

Senin, 16 Februari 2026 | 11:32 WIB
header img
Elnusa Petrofin mendukung Green Terminal Tanjung Sekong untuk memperkuat praktik ESG dan memperluas portofolio bisnis energi rendah karbon Pertamina Group. Foto Ist

CILEGON, iNewsCilegon.id - PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, menyatakan dukungannya terhadap implementasi inisiatif Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten. Program yang diresmikan oleh PT Pertamina (Persero) ini menjadi tonggak penting dalam penguatan praktik environmental, social, and governance (ESG) serta pengembangan ekosistem energi rendah karbon di lingkungan Pertamina Group.

Keterlibatan Elnusa Petrofin merupakan bagian dari strategi jangka panjang Elnusa Group dalam memperluas portofolio low carbon business dan memperkuat posisinya sebagai penyedia jasa energi terintegrasi yang adaptif terhadap transisi energi. Langkah ini sejalan dengan upaya penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham melalui diversifikasi bisnis yang mendukung agenda dekarbonisasi global dan roadmap Net Zero Emission (NZE) 2060.

Program Green Terminal sendiri dirancang sebagai skema sertifikasi fasilitas pelabuhan berbasis delapan pilar keberlanjutan. Pilar tersebut mencakup sistem manajemen lingkungan, infrastruktur berstandar internasional, digitalisasi operasional, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, penerapan ekonomi sirkular, pengendalian kualitas lingkungan, perlindungan biodiversitas, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia. Implementasi standar ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing aset energi nasional di tengah tuntutan pasar global yang semakin berbasis ESG.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, menyampaikan bahwa Green Terminal merupakan bagian dari pengembangan ekosistem green energy dan implementasi Roadmap NZE 2060 Pertamina. “Inisiatif ini sekaligus menjadi upaya memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi tuntutan global terhadap praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab,” ujarnya.

Terminal LPG Tanjung Sekong dipilih sebagai proyek percontohan mengingat perannya yang strategis dalam infrastruktur energi nasional. Terminal ini berkontribusi sekitar 35–40 persen terhadap kebutuhan LPG nasional, dengan kapasitas penyimpanan mencapai 98.000 metrik ton serta dermaga berkapasitas hingga 65.000 DWT. Transformasi menjadi Green Terminal diharapkan memperkuat fondasi keberlanjutan pada salah satu aset energi vital di Indonesia.

Editor : Suriya Mohamad Said

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut