Mengantisipasi animo masyarakat Indonesia yang besar untuk melaksanakan sholat Idul Fitri, KJRI Hamburg, bekerja sama dengan berbagai kelompok masyarakat Muslim Indonesia di wilayah kerja, menyepakati untuk menyelenggarakan sholat Idul Fitri tahun ini dalam 2 sesi, yakni pukul 08.00 dan 09.00 CEST.
"Dengan animo kehadiran masyarakat tahun lalu melebihi 600 orang, dan jumlah WNI yang terus meningkat, sementara kapasitas ruangan KJRI hanya sekitar 250 orang, pembagian waktu sholat adalah salah satu cara untuk mengakomodasi terselenggaranya sholat Idul Fitri yang khidmat dan nyaman,” demikian disampaikan Konjen RI Hamburg, Renata Siagian.
Meskipun cuaca dingin disertai hujan, masyarakat Indonesia tetap antusias merayakan Idul Fitri di KJRI Hamburg. Perayaan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan semarak.
Masyarakat Muslim Indonesia dari berbagai kota di wilayah kerja KJRI Hamburg hadir untuk merayakan hari kemenangan ini. Di antara mereka, Ummi, yang baru enam bulan menetap di Jerman dan sempat khawatir merayakan Idul Fitri jauh dari keluarga, merasa gembira karena dapat merayakannya bersama masyarakat Indonesia.
Sementara itu, Wira, yang tinggal di Nordhausen, rela menempuh perjalanan sekitar empat jam dengan kereta demi mengikuti sholat Idul Fitri di KJRI Hamburg. Suhu yang dingin tidak menghalangi semangatnya untuk memaknai hari kemenangan bersama teman teman sebangsa dan setanah air di perantauan.
Lebih dari 800 masyarakat Indonesia hadir untuk beribadah, bersilaturrahmi, dan sarapan bersama di KJRI Hamburg.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait