Chelsea vs AC Milan 3-0: Tak Dibawa ke Piala Dunia, Joao Pedro Mengamuk Cetak 2 Gol

Mada Mahfud
Pertandingan Chelsea vs AC Milan berakhir 3-0. Joao Pedro yang tak dibawa Brasil ke Piala Dunia 2026 mengamuk dengan mencetak 2 dari 3 gol kemenangan Chelsea. (Foto: iNews.id/Isra Triansyah)

JAKARTA, iNews Cilegon.id – Pertandingan uji coba pramusim Chelsea vs AC Milan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Laga bertajuk Indonesia Super Cup 2026 ini digelar pada Sabtu (8/8/2026) malam WIB.

Joao Pedro mencetak gol pada menit 45+2 dan menit 46, sedangkan satu gol Chelsea lainnya disumbangkan oleh gelandang Moises Caicedo di menit 51.

Laga ini menjadi panggung pertunjukan bagi Joao Pedro. Seakan ingin menunjukkan bahwa keputusan pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, salah karena tidak membawanya ke Piala Dunia 2026, Joao Pedro sukses menyarangkan dua gol.

Tak dibawanya Joao Pedro ke Piala Dunia memang menjadi salah satu kontroversi. Pasalnya, Joao Pedro tampil gemilang bersama Chelsea pada musim 2025-2026, tetapi Carlo Ancelotti lebih memilih membawa Neymar, Endrick, Igor Thiago, dan Rayan.

Susunan Pemain Chelsea vs AC Milan

Chelsea yang dilatih Xabi Alonso menggunakan skema 4-2-3-1. Di bawah mistar gawang, Chelsea menempatkan kiper jangkung berpostur 197 cm asal Spanyol, Robert Sanchez.

Empat bek dipercayakan kepada Marco Palestra, Wes Fofana, Josh Acheampong, dan Jorrel Hato. Sebagai double pivot di depan empat bek, diisi oleh gelandang jangkar Moises Caicedo dan Romeo Lavia.

Untuk pos penyerangan, Xabi Alonso menempatkan Pedro Neto, Cole Palmer, dan Joao Pedro. Sementara ujung tombak dipercayakan kepada penyerang veteran berusia 35 tahun yang baru direkrut, Danny Welbeck.

Di sisi lain, Ruben Amorim yang melatih AC Milan menggunakan skema 3-4-2-1. Posisi kiper dipercayakan kepada Lorenzo Torriani yang juga memiliki tinggi badan jangkung, 197 cm.

Tiga bek diisi oleh Filippo Terracciano, Koni De Winter, dan Strahinja Pavlovic. Sedangkan empat gelandang di depan bek, Amorim menurunkan Samuel Chukwueze, Luka Modric, Christian Comotto, dan Pervis Estupinan.

Untuk pos penyerangan ditempati oleh Ruben Loftus-Cheek dan Rafael Leao, sementara posisi striker diisi oleh Francesco Camarda.

Jalannya Duel Chelsea vs AC Milan

Atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno malam itu terasa begitu megah, tak ubahnya panggung antarklub Eropa. Gemuruh yel-yel dari pendukung Chelsea dan AC Milan membakar tribun sejak peluit pertama dibunyikan, meski kedua tim memilih bermain aman di awal laga demi menjaga fisik dalam agenda pramusim.

Chelsea perlahan mengambil inisiatif lewat umpan-umpan terobosan tajam yang kerap memaksa barisan belakang Rossoneri bekerja ekstra. Di sisi lain, Milan tak tinggal diam. Mengandalkan skema serangan balik cepat, mereka mencoba membongkar pertahanan The Blues memanfaatkan kelincahan Rafael Leão dan pergerakan Ruben Loftus-Cheek.

Ancaman paling berbahaya bagi Milan lahir di menit ke-30. Strahinja Pavlović melakukan aksi individu menusuk dari sisi kiri, namun sepakan kerasnya masih melayang tipis di atas mistar gawang Robert Sánchez. Saat babak pertama tampak akan usai tanpa gol, Chelsea justru memecah kebuntuan pada masa injury time (45+2'). Bola eksekusi sepak pojok Moisés Caicedo disambar dengan sundulan terukur oleh João Pedro untuk membawa The Blues unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Milan mencoba melakukan penyegaran dengan merotasi sejumlah pemain, termasuk memasukkan Christopher Nkunku dan Alexis Saelemaekers. Niat hati ingin menyamakan kedudukan, gawang Milan justru kebobolan kilat saat babak kedua baru berjalan kurang dari seminit. Menerima umpan matang Pedro Neto, João Pedro mencetak gol keduanya malam itu dan menggandakan keunggulan Chelsea menjadi 2-0.

Gol cepat tersebut membuat Chelsea tampil lebih rileks dan menarik diri untuk mengatur tempo. Milan sempat mengambil kendali penguasaan bola, tetapi serangan demi serangan mereka selalu buntu di barisan pertahanan Chelsea yang sangat disiplin.

Momen kerapuhan Milan kembali dimanfaatkan Chelsea lewat situasi bola mati pada menit ke-51. Bermula dari sepak pojok Romeo Lavia, Moisés Caicedo melayangkan tembakan first-time tajam yang bersarang mulus di gawang lawan, memperlebar jarak menjadi 3-0.

Di sisa waktu pertandingan, Milan terus berjuang memangkas ketertinggalan melalui variasi umpan panjang, namun pertahanan kokoh The Blues tak tergoyahkan. Hingga laga usai, skor 3-0 tetap bertahan untuk kemenangan Chelsea atas AC Milan dalam gelaran Indonesia Super Cup 2026.

 

Editor : M Mahfud

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network