AGAM, iNews Cilegon.id — Tren peningkatan aktivitas gunung berapi di Indonesia terus berlanjut. Kali ini, Gunung Marapi yang terletak di Sumatera Barat kembali menyeburkan material vulkanik pada Sabtu (7/11/2026) pagi, menegaskan bahwa fase erupsi aktif belum mereda.
Erupsi yang terjadi tepat pukul 09.55 WIB tersebut langsung berdampak pada kawasan pemukiman warga. Hujan abu vulkanik pekat dilaporkan mengguyur Nagari Sariak, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, hingga menutupi areal perkebunan pertanian warga di kaki gunung.
Data resmi Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi mencatat letusan ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 15,6 milimeter serta durasi gempa erupsi selama 48 detik. Tinggi kolom abu letusan tidak dapat teramati secara visual akibat tebalnya kabut yang menyelimuti area puncak.
Petugas Pengamat Gunung Marapi, Ahmad Rifandi, mengonfirmasi bahwa letusan Sabtu pagi ini menambah deretan aktivitas seismik Marapi sejak awal bulan.
"Terhitung dari 1 November sampai sekarang sudah tercatat tiga kali letusan erupsi dan 12 kali hembusan," kata Ahmad Rifandi.
Kendati mengalami peningkatkan intensitas hembusan dan letusan, status Gunung Marapi hingga saat ini masih bertahan pada Level II (Waspada).
Pihak otoritas teknis mengeluarkan sejumlah imbauan krusial bagi keselamatan warga sekitar. Masyarakat, pendaki, dan wisatawan dilarang keras beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari Kawah Verbeek.
Warga di wilayah terdampak hujan abu diimbau wajib menggunakan masker, kacamata pelindung, dan penutup kepala guna mencegah gangguan saluran pernapasan (ISPA) dan iritasi mata.
Warga yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir lahar hujan, terutama saat curah hujan tinggi.
Pos Pengamatan Gunung Api Marapi terus memantau pergerakan magma dan getaran seismik selama 24 jam. Warga diminta tetap tenang namun waspada serta hanya merujuk pada informasi dan arahan resmi dari petugas di lapangan.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
