Mengenal Gastritis, Penyakit Serius yang Bikin Cristiano Ronaldo Tumbang Jelang Piala Dunia 2022

CILEGON, iNewsCilegon.id - Pesepak bola dunia yang terkenal dengan sebutan CR7 atau Cristiano Ronaldo tumbang jelang piala dunia 2022 di Qatar, Dubai. Cristiano Ronaldo mengalami gastritis saat menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Portugal. Penyerang 37 tahun itu dipastikan absen dalam laga ujicoba melawan Nigeria.
Gastritis atau yang sering kita kenal dengan sakit maag seperti yang dialami Cristiano Ronaldo, adalah peradangan yang terjadi pada lapisan dinding lambung dalam kantung nasi.
Kondisi ini ditandai dengan adanya nyeri di bagian ulu hati. Jika dibiarkan secara terus menerus, gastritsi dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti tukak lambung.
Dilansir iNewsCilegon.id dari berbagai sumber, Gastritis terbagi menjadi dua jenis, yaitu gastitris kronis dan akut. Gastritis akut terjadi ketika radang di lapisan lambung berlangsung secara kondisi tiba-tiba, hal ini menyebabkan nyeri pada ulu hati yang hebat dengan sifat sementara. Namun, jika tidak ditangani secara segera, gastritis akut bisa berlanjut menjadi kronis.
Pada gastritis kronis, peradangan di lapisan lambung terjadi secara perlahan dengan waktu cukup lama.
Nyeri yang diakibatkan lebih ringan dibandingkan dengan gastritis akut, tetapi muncul lebih sering dan terjadi dengan waktu yang lebih lama.
Gastritis terjadi ketika dinding lambung mengalami peradangan. Penyebabnya pun bermacam-macam, tergantung pada jenis gastritis itu sendiri.
Gastritis akut terjadi jika dinding lambung dalam keadaan melemah atau rusak secara tiba-tiba. Akibatnya lambung bisa terpapar oleh cairan asam lambung dan mengalami iritasi. Penyebab Gastritis akut adalah :
Gastritis kronis terjadi akibat peradangan di dinding lambung yang terjadi dalam waktu yang cukup lama dan tidak diobati. Gastritis kronis ini berdampak pada sebagian atau semua bagian mukus pelindung pada lambung.
Beberapa penyebab gastritis kronis, meliputi:
Gejala penyakit gastritis dapat berbeda pada setiap penderitanya. Bahkan, kondisi ini juga bisa terjadi tanpa disertai dengan gejala. Namun, penderita gastritis biasanya mengalami gejala sebagai berikut:
Gastritis ini dapat dicegah dengan menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat. Beberapa upaya pencegahannya dapat melakukan sebagai berikut:
Menghindari konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid berlebihan atau tanpa berkonsultasi dengan dokter dahulu.
Oleh karena itu, untuk menghindari gangguan pencernaan kita harus mengubah pola hidup dan makan kita ke yang lebih sehat seperti menghindari makanan berminyak, pedas, dan asam agar kita dapat terhindari dari penyakit gastritis (maag). segerlah memeriksakan diri ke dokter jika merasakan salah satu atau beberapa gejala dari gastritis.
Editor : M Mahfud