Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cilegon Kembali Dilanda Banjir di Awal Tahun 2026
Advertisement . Scroll to see content

BMKG: Banjir Rob di Banten 1-7 Januari Bisa Makin Parah

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:14 WIB
  • author Binti Munfarida / Mada Mahfud
BMKG: Banjir Rob di Banten 1-7 Januari Bisa Makin Parah
Kawasan Banten tengah dilanda banjir. Situasi makin gawat hingga 7 Januari 2026 seiring air laut naik karena posisi bulan dalam fase perige. Foto: Ist

CILEGON, iNews Cilegon.id – Kawasan Banten tengah dilanda banjir. Situasi makin gawat hingga 7 Januari 2026 seiring air laut naik karena posisi bulan dalam fase perige.

Perpaduan antara air laut yang pasang dan hujan di daratan akan membuat ketinggian banjir di sejumlah tempat akan naik.

Peringatan tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Air laut dalam posisi pasang terkait fenomena fase Perigee yakni jarak terdekat bulan ke Bumi yang terjadi pada 2 Januari 2026.

Dengan bulan dalam posisi terdekat dengan bumi, air laut akan terangkat ke atas akibat gaya gravitasi bulan.

Tak hanya itu, pada tanggal 3 Januari 2026 terjadi bulan Purnama. Artinya terjadi posisi bulan, bumi, dan matahari sejajar.

Dampaknya gaya gravitasi Bulan dan Matahari menyatu dan saling menguatkan, menyebabkan pasang air laut naik atau Pasang Purnama.

“Fenomena Perigee dan Bulan Purnama berpotensi meningkatkan pasang maksimum air laut yang dapat menyebabkan banjir pesisir di sejumlah wilayah Indonesia,” tulis BMKG dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/12/2025).

Untuk wilayah Banten, BMKG memperkirakan banjir rob terjadi pada 1-7 Januari 2025 akibat kenaikan air laut terjadi di  Perairan Utara Tangerang, Perairan Utara Serang, Salat Sunda Barat-selatan Pandeglang, Perairan Selatan Lebak.

 

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut