Tragis! Cegat Truk di Jalan Raya, Siswa SMPN 1 Labuan Terlindas hingga Tewas Mengenaskan

Ila Nurlaila Sari
.
Selasa, 14 Maret 2023 | 08:45 WIB
Desta, Siswa SMPN 1 Labuan tewas mengenaskan terlinda dumtruk. Foto: iNewsCilegon.id/Ila Nurlaila Sari

PANDEGLANG, iNewsCilegon.id - Al Desta Natara Prayama (13) alias Desta, siswa kelas 7C SMPN 1 Labuan, warga Kampung Cicadas RT/RW. 3/2 Desa Kalang Anyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, tewas mengenaskan akibat terlindas Dump Truk nopol B B 9474 BYZ, pada Senin (13/3/2023).

Dumtruk naas ini dikendarai Cahya Herdiansyah (26), asal Kampung Tenjolaut, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

Salah satu saksi mata, Sendy menuturkan, bahwa laka lantas tersebut terjadi sekitar jam 16.00 WIB, dekat Patung Nelayan Llabuan.

"Kejadian anak-anak baru gede yang memberhentikan truk atau losbak atau bahasa gaulnya nge BM saya sering melihat, saya juga suka memarahi anak-anak yang nge BM karena khawatir terjadi kecelakaan, karena klo terjadi tetap aja yang disalahinmah supirnya, padahal anak-anaknya yang pada bandel," ujarnya. 

Sandy mengaku, meski sering melihat aksi anak-anak ABG memberhentikan truk untuk nge BM, namun dirinya baru kali ini melihat peristiwa laka lantas hingga merenggut nyawa dengan kondisi mengenaskan. 

"Kaget saya juga, kasihan sih korbannya masih anak SMP, kondisinya mengenaskan tubuhnya mengalami luka yang cukup parah, kulit lengan, kaki hingga kulit kelaminnya juga terkelupas," kata Sandy.

Hal itu dibenarkan oleh anggota Polsek Labuan, Aipda Juansyah.

"Iya betul, telah terjadi laka lantas yang melibatkan pelajar dengan kendaraan dumtruk atau tronton dijalan Ahmad yani, tepatnya di patung nelayan kampung Lor, Kecamatan Labuan sekitar pukul 16.00 WIB," jelas Aipda Juansyah.

Juansyah menuturkan, pihak kepolisian mendapat informasi terkait laka lantas tersebut dari masyarakat.

"Korban saat itu langsung dibawa ke Puskesmas Labuan menggunakan motor oleh warga, tapi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, saat ini korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," kata Juansyah.

Sementara itu, Supir Dumtruk, Candra Herdiasnyah menjelaskan kronologis kejadian. Ia mengungkap, saat kejadian dirinya hendak menuju Kota Cilegon dari Bayah Kabupaten Lebak.

"Dari bayah mau ke cilegon, lokasi kejadiannya sebelum pertigaan patung nelayan (dekat Thoni Mukhson Center), saya kaget dan kagok juga karena dilokasi kejadian jalannya rusak (Berlubang)," 

Ia menambahkan, bahwa kondisi kendaraan kosong dan pelan, namun dirinya terkejut ketika sampai dijalan yang rusak dan berlubang tiba-tiba ada anak yang melompat ke tengah jalan menghadang kendaraan yang tengah dikendarainya.

"Saat kejadian, kondisi mobil kosong dan pelan jalannya juga, namun beberapa meter sebelum pertigaan patung nelayan ada anak-anak BM-an kata warga mah lagi pada kumpul nunggu kendaraan lewat, entah dari mana arahnya korban (sendirian) tiba-tiba meloncat ke tengah jalan dan menghadang kendaraan yang tengah dibawa, korban kemudian dibawa ke dekat patung nelayan oleh warga yang saat itu langsung menahan saya," pungkasnya.

Editor : Mahfud

Follow Berita iNews Cilegon di Google News

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.