Logo Network
Network

Viral di Jagat Maya! Warganet Desak Pihak Berwajib Tertibkan Lampu 'Cahaya Ilahi'

Ila Nurlaila Sari
.
Rabu, 10 Mei 2023 | 11:49 WIB
Viral di Jagat Maya! Warganet Desak Pihak Berwajib Tertibkan Lampu 'Cahaya Ilahi'
Ganggu berkendara, warganet minta cahaya ilahi ditertibkan. Foto: Instagram

PANDEGLANG, iNewsCilegon.id - Lampu kendaraan dengan istilah 'Cahaya ilahi' yang dianggap menyilaukan pandangan membuat warganet geram. Pasalnya, cahaya tersebut mengganggu saat berkendara. 

Berdasarakan unggahan salah satu warganet di media sosial (medsos), mayoritas kendaraan yang menggunakan lampu silau ini merupakan mobil-mobil besar, seperti Pajero dan Fortuner. Namun kini, belakangan ditemui motor dan juga minibus seperti Expander dan Rush/Terios ikutan memasang lampu tersebut dikendaraannya.

Tak jelas apa tujuan dari penggunaan lampu ini oleh pemilik kendaraan. Apakah pengguna mobil dengan lampu seperti ini tinggal di hutan yang minim pencahayaan? Apakah lampu ini berguna ketika manuver mundur? 

Unggahan itupun menuai beragam reaksi warganet. 

"Semoga pihak terkait bisa menindak tegas karena memang menyilaukan dan membahayakan," tulis warganet.

"Semoga para pemilik usaha variasi mobil bisa segera menyadari bahwa bentuk dari penambahan aksesoris ini tidak baik dan berbahaya, semoga pihak terkait juga bisa menindak pengusaha variasi mobil yang menyediakan layanan pasang lampu belakang seperti ini," ujar warganet.

"Para pemilik mobil yang memakai aksesoris ini bisa segera menyadari atas kerugian yang dialami pengendara lain dan melepas lampu mudaratnya," kata warganet.

"Minimal tolong dimatikan! Berkendaralah sewajarnya, selayaknya sesama pengguna jalan, saling menghormati sesama pengguna jalan, tetap safety driving/riding, selalu perhatikan pengguna jalan lainnya, taati peraturan lalin, lengkapi surat izin disaat berkendara," timpal warganet lainnya.

Editor : Mahfud

Follow Berita iNews Cilegon di Google News

Bagikan Artikel Ini
Tag :
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.