get app
inews
Aa Read Next : Viral Pengunjung Pantai Anyer Ngaku Kena Prank Pedagang Otak-Otak

Gelapkan Uang Perusahaan Rp1,3 Miliar, Karyawan di Pandeglang Akhirnya Mengaku Salah

Sabtu, 11 November 2023 | 12:23 WIB
header img
Fuja, karyawan yang gelapkan uang perusahaan Rp1,3 miliar tengah disidang oleh pemilik perusahaan. Foto: Layar Tangkap

PANDEGLANG, iNewsCilegon.id - Fuja, Karyawan di Pandeglang yang sempat bikin heboh dan viral dijagat maya karena menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp1,3 miliar demi penuhi gaya hidup hedonnya akhirnya mengaku salah.

Hal itu terungkap dalam unggahan video dalam akun instagram milik @alfyeraalvionita15, pada Rabu (9/11/2023). 

"Tanggal 8 kemarin batas terakhir kita beri kesempatan secara kekeluargaan ke beliau dan keluarga nya untuk melunasi Sisa angka yang sudah terpotong dari aset yang dipunya. tetapi beliau datang dengan tangan kosong dan siap mengikuti arahan sesuai hukum yang berjalan. Bantu doa ya temen2 agar berjalan dengan lancar dan cepat kasus seperti ini," tulis keterangan dalam unggahan @alfyeraalvionita15.

"Kasus ini sudah dilaporkan ke pihak Kepolisian, sudah dalam proses tinggal tunggu dari pihak berwenang," sambungnya.

Dalam video, Fuja tampak disidang oleh pemilik perusahaan dan suaminya, sambil terisak Fuja mengakui kesalahannya telah menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp1,3 miliar lebih.

"Coba kamu dari awal ngaku jangan berbelit-belit, mungkin gak akan kayak gini," ucap laki-laki berkemeja merah yang diduga merupakan suami dari pemilik perusahaan.

Sementara itu, Fuja sambil menangis mengakui bahwa dirinya memang telah menggelapkan uang perusahaan sebesar yang dituduhkan, yakni Rp1,3 miliar lebih.

Diberitakan sebelumnya, Warga Pandeglang sempat digegerkan dengan adanya video yang beredar dijagat maya terkait seorang karyawan perusahaan yang menggelapkan uang sebesar Rp1,3 miliar demi gaya hedon.

Dalam akun @alfyeraalvionita15 mengungkap, kecurigaannya berawal dari Stok barang. Barang habis tetapi tidak balik modal, perputaran uang menjadi sulit dan diringa pun tak bisa  untuk belanja barang.

"Lalu kita investigasi, semua karyawan yang ada ditoko, di audit dari data yg mereka buat. Ditemukan pada admin Fuja, sebagai admin offline bahwa barang yang keluar tidak sama dengan barang yang datang, banyak data barang yang tidak tertulis, hilang? Menguap? Atau di gondol maling?," jelasnya.

Lanjutnya, ternyata setelah mencari bukti ditemukan bahwa admin fuja melakukan penjualan diluar store dan mengambil uang hasil pembelian barang namun tidak diinput di data, serta memanipulasi data yang ada di Komputer.

"Dia melakukan transaksi diluar rekening perusahaan, dan menghapus chat para reseler dan member yang sudah order, tak hanya itu dia juga berbohong mengenai Debit/Atm yang eror untuk dilakukannya pembayaran Via cash (agar masuk ke kantong dia)," ungkapnya.

Editor : Mahfud

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut