Logo Network
Network

Jalan Mirip Gupakan Bedul, Warga Cicae Pandeglang Menderita saat Rayakan Lebaran

Ila Nurlaila Sari
.
Minggu, 23 April 2023 | 15:13 WIB
Jalan Mirip Gupakan Bedul, Warga Cicae Pandeglang Menderita saat Rayakan Lebaran
Dihari lebaran keluhkan rusaknya jalan penghubung desa di Kampung Cicae, Angsana, Pandeglang, Banten. Foto: iNewsCilegon.id/Ila Nurlaila Sari

PANDEGLANG, iNewsCilegon.id - Warga Kampung Cicae RT/RW. 003/005, Desa Cipinang, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten, rayakan Idul Fitri dengan kondisi kurang nyaman. Pasalnya, jalan penguhubung Desa Cipinang dan Desa Kadu Badak kondisinya sangat memperihatinkan.

Warga setempat Ajat Sudrajat (33), mengatakan, jalan tersebut sejak dibangun hingga saat ini belum pernah tersentuh pembangunan, baik oleh pemerintah daerah maupun pemerintah desa.

"Sejak adanya jalan ini sampe sekarang belm pernah diperbaiki, padahal jalan ini menghubungkan antar dua desa yakni Cipinang dan Kadu Badak, sangat dibutuhkan oleh warga tapi kondisinya sangat memperihatinkan," kata Ajat. Minggu (23/4/2023).

Ajat menuturkan, warga sudah berkali-kali mengajukan perbaikan jalan penghubung ini namun hingga kini tidak ada respon apapun baik dari pemda maupun pemdes.

"Diajukan sudah sejak tahun 2007, tapi sampe sekarang tidak kunjung diperbaiki, setiap kali ditanya alasannya selalu sama," ujarnya.

Alhasil, jalan tersebut sulit dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Tidak hanya itu, roda perekonomian warga pun yang mayoritas merupakan petani jadi tersendat.

"Jalan ini jadi susah dilalui oleh kendaraan, roda dua baik roda 4, kami memohon kepada dinas terkait baik daerah maupun pusat agar di tinjauan ke lokasi yang di keluhkan oleh kami sebagai warga masyarakat," tambahnya. 

Lanjut Ajat, karena jalan tersebut merupakan sumber pendukung utama dalam meningkatkan perekonomian, warga meminta pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut.

"Dengan diperbaikinya jalan ini insya allah akan berdampak juga pada meningkatnya hasil alam dan hasil bumi juga otonomi daerah khususnya di daerah kami ini, semoga harapan kami ditindak lanjuti oleh pemerintah," harapnya.

Sementara itu, warga lainnya, Iip (36) mengaku capek dan lelah tiap kali melintasi jalan tersebut, selain kondisinya tanah merah, jalannya juga tidak layak untuk dilalui.

"Cape, capee, cararapeee nu dibawa motor matic jalana doang panggupakan bedul! doang kieu la...(Capek, Capeek yang dibawa motor matic tapi jalannya kayak gini)," kata Iip sambil menunjukan kondisi jalan Cicae yang rusak.

Editor : Mahfud

Follow Berita iNews Cilegon di Google News

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.